Pentingnya Konservasi Flora & Fauna di Indonesia - Manusia hidup membutuhkan sumberdaya alam, karena itu selama manusia hadir di muka
bumi, maka selama itu pula akan dibutuhkan sumberdaya alam. Semakin banyak jumlah manusia
yang menghuni bumi maka semakin banyak pula sumberdaya alam yang dibutuhkan untuk
memenuhi kebutuhan hidup manusia. Masalahnya adalah bahwa, pada satu sisi, jumlah manusia
yang menghuni bumi terus meningkat, sementara itu pada sisi lain luas permukaan bumi yang
digunakan untuk menghasilkan sumberdaya alam tidak pernah bertambah.
Kelangkaan beberapa jenis sumberdaya alam sejalan dengan pertambahan jumlah
penduduk (manusia) belakangan ini membuat banyak pihak, terutama para ilmuwan, mulai
menyadari bahwa, telah terjadi ketidakseimbangan pada ekosistem bumi. Kebutuhan akan
sumberdaya alam sejalan dengan peningkatan jumlah penduduk dan peningkatan tuntutan hidup
setiap individu manusia sudah melampaui kemampuan bumi untuk menyediakan sumberdaya
alam. Over eksploitasi terhadap sejumlah sumberdaya alam, baik hayati maupun non hayati, sudah
sampai pada tingkat yang mengancam kelestariannya.

Kita tidak mungkin mencegah satwa masuk ke wilayah pemukiman jika
ruang hidup di wilayah berekosistem alami tidak mencukupi, demikian juga sebaliknya. Jika
tujuannya untuk saling menguntungkan, apa salahnya jika manusia hidup berdampingan dengan
hidupan liar. Memanfaatkan sumberdaya alam hayati dengan cara menjaga kelestarian populasinya
dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan penerimaan negara secara berkelanjutan. Tujuan melakukan konservasi diantaranya adalah menjaga berlangsungnya proses ekologis & sistem kehidupan, menjaga keanekaragaman flora dan fauna, dan menjamin kelestarian pemanfaatan mahluk hidup dan ekosistem.
Dengan melakukan konservasi kita telah melindungi flora dan fauna yang terancam punah. Melindungi dan menjaga ekosistem agar tetap indah, menarik, dan unik. Mempertahankan kualitas lingkungan sekitar supaya tetap terjaga. Merawat kekayaan ekosistem alam serta memelihara proses ekologi dan keseimbangan ekosistem secara berkelanjutan.
Beberapa cara yang bisa dilakukan untuk konservasi diantaranya :
1. Taman Nasional
Taman Nasional merupakan kawasan ekosistem asli yang dikelola untuk kepentingan tujuan peneliian, pendidikan, budidaya, pariwisata, dan rekreasi. Eits, meskipun namanya taman nasional, tapi bukan berarti taman ini hanya ada di darat aja. Ada juga taman nasional yang dibuat untuk konservasi flora dan fauna laut. Salah satunya, Taman Nasional Bunaken.
2. Taman Hutan Raya
Taman hutan raya adalah kawasan pelestarian alam yang bertujuan untuk koleksi tumbuhan dan atau satwa yang alami atau bukan alami, jenis asli dan atau bukan asli, yang dimanfaatkan bagi kepentingan umum, seperti misalnya: penelitian, ilmu pengetahuan, pendidikan, pariwisata, dan rekreasi.
3. Taman Wisata Alam
Tempat pelestarian alam yang bertujuan untuk kepentingan pariwisata dan rekreasi. Orang seringkali pergi ke tempat ini untuk melepas penat dari kehidupan di perkotaan.
Ayo, libatkan dirimu dalam kegiatan konservasi!
Editor
Komentar
Posting Komentar